Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2016

Napak Jejak; Ki Ageng Mangir dan Panembahan Senopati di Yogyakarta

Perjalanan ini diawali dari sebuah desa di ujung selatan Yogyakarta, Mangir.
Mangir pada waktu awal berdirinya Kerajaan Mataram Islam, merupakan daerah perdikan atau desa yang tidak berkewajiban membayar pajak kepada Raja Mataram.Wilayah Mangir dikuasai oleh Ki Ageng Mangir Wanabaya, yang pada waktu itu menolak bergabung dengan Mataram. Atas penolakan tersebut, Panembahan senopati berencana menyerang Mangir dengan peperangan, namun atas usulan Ki Juru Martani, penyerangan dilakukan dengan siasat apus karma atau tipu daya halus.
Kegemaran Ki Ageng Mangir terhadap ledhek (ronggeng) menjadi celah bagi Panembahan Senopati untuk melancarkan serangannya.Ia menempatkan putrinya, Sekar Pembayun sebagai umpan. Pembayun diminta menjadi penari ledhek untuk memikat hati Ki Ageng Mangir.
Rombongan ledhek tersebut berjalan menuju desa Mangir dengan berpentas di sepanjang desa yang dilewati.hingga nama ledhek  tersebut dikenal oleh banyak orang. Maka ketika sampai di Mangir, rombongan itupun serta mert…