Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Tuesday, October 20, 2015

Hard dream




Aku sudah ikhlas. Sudah sejak awal aku ikhlas. Tapi sungguh ini butuh kekuatan besar untuk menghalau rasa ingin selalu bersedih. Bagaimana tidak, antara aku dan kau seperti tak ada jarak. Kita berteman dari kecil. Lebih lekat dengan status ayah dan anak. Banyak hal kita lakukan bersama. Banyak hal pula kita sukai bersama.

Buku. Aku tetap membelinya. Idealnya katamu adalah sebulan sekali. Ya, kata katamu selalu terngiang.. "satu bulan satu buku". Tapi pernah kubenci pula buku. Melihatnya pun ku tak mau lagi. Perlahan. Perlahan. Aku kembali menggemarinya. Meski ketika berada di toko buku. Hampir semua ingatan tentangmu muncul satu persatu. Bagaimana ini, ditempat yang berarti justru menjadi tempat yang memicu kesedihan kehilanganmu lagi. Bumerang bagiku. Sungguh.

Hati ini mulai tertata. Menempatkan segala sesuatu sesuai porsinya. Mengamini kodrat iradat Alloh bagi umatnya. Tapi kadang aku merindu pula. Sekuat tenaga mengingatnya. Setulus hati memohon untuk memimpikannya. Namun tetap tak selalu bersua. Ayah, aku yakin kaupun juga sedang berusaha. Memasuki dimensi lain. Mencari celah antar dua dunia. Untuk sekedar menengok gadis kecilmu ini. Memastikan aku disini baik baik saja...

No comments:

Post a Comment