Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2014

Hello world !

11 September. Tanggal ini bagi sebagian orang menimbukan ingatan tentang kengerian peristiwa terorisme di Amerika. Runtuhnya gedung WTC akibat ditabrak pesawat yang kabarnya dibajak. 
Namun 11 september tahun ini, ingatan lain pun akan muncul. Saya disumpah! Sumpah sebagai Apoteker. Hari itu menjadi puncak perjuangan selama ini. Jungkir balik mengerjakan tugas, naik turun mengejar dosen, 30 Km bolak balik rumah-kampus. Ya, meskipun perjuangan belum usai sampai disini, namun hari itu saya bangga memersembahkan kelulusan dengan predikat cumlaude kepada orang tua dan kakak saya. Kelulusan yang juga dihadiahi dengan sebuah pekerjaan di sebuah industri farmasi. Alhamdulillah...
Meski tidak ada kesempatan foto bersama orang tua dan kakak saya, saya tetp bahagia.
So, Hello world, I'm PHARMACIST !

KADO BERUNTUT

Sebuah kado, semestinya adalah sesuatu yang menyenangkan. Ketika taman kanak-kanak, bahagiaaa setengah mati ketia mendapat kado sepeda dari Bapak. Beberapa kali mendapat tas dari Ibuk ketika saya mendapat ranking kelas. Bahkan untuk sekedar makan yang sempurna saya habiskan, Iuk memberi hadiah meski itu sebuah kecupan. Hal yang paling saya ingat ketika mendapat sebuah kado adalah, perasaan senang.
Sekarang, ulang tahun tak lagi dirayakan. Kue tart terakhir saya? Saya pun lupa. Dulu kalau dirumah, Ibuk selalu menyiapkan nasi kuning lengkap dengan uborampenya dan membagikan ke tetangga. Masih sama menyenangkan buan? Jadi, apakah selalu yang dirayakan itu adalah menyenangkan? Apakah selalu, kado itu harus bahagia?
Let me say, it’s NOT ALWAYS!
Ketika wisuda S1, saya mendapat kado yang luar biasa yang tidak bisa saya lupakan. Kado itu adalah kepergian mbah putri. Ya, pernah saya ceritakan sebelumnya tentang itu. Sekarang, ketika sumpahan apoteker sudah di depan mata. Saya kembali mendapat…

STORY OF JOBSEEKER

Apa yang kau rancang untuk hidup? muda foya-foya tua bahagia mati masuk surga? bersenang senang selamanya? C'mon man, wake up!

Mr Hamran said: Wiwiting mulyo jalaran kuate doa lan wani rekoso. Kalau diterjemahkan kurang lebih “the beginning of a glory life start from a pray and try hard!”

So, I do praying and trying. Harder!

Start from many months ago, when I almost pass my bachelors degree at pharmacy, i force my self to get out from my comfort room. Just stay at home for a long waiting is too bored. So I get a job even i’m still student. Apothecary’s assistant. For the first time i got my official salary. I know it’s not much but it’s complacent! I forgot about how many rupiah that i get. Initially i’ll give it to my mother, but she refused it, she said: this is your own fee, yur own money. Have fun with this properly!

After become an apothecary student, i decided to quit from my job. The only reason is, i wanna be focuse. I’ve many targets. Cumlaude is one of them. I know bette…