Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Sunday, August 31, 2014

Im Here !

Hello world, i finally out from my sweet home.
Far away from Jogja.
This is Bandung.
This is my new part of my life.
This what i really want.
Challenge my self to do more than i know i can do
Meet new people
Meet other habits
Meet different situation
I know its not easy
But I do really know that God is always beside me.

Saturday, August 23, 2014

Tentang rasa

Kata bercinta melalui bahasa. Ketika ia sendirian tak dikenal, ia hanya ucapan tanpa makna. Sedang manusia bercinta melalui rasa. Setiap detilnya tak perlu banyak dimengerti. Rasa adalah bahasa paling universal. Rasa tak perlu diteriak. Ia cukup timbul tiba-tiba.

Atasnama rasa, seseorang itupun tetiba berujar;

“Bulan depan abang menikah dek, doakan ya.”

Selamat abang.

Biarkan sejenak Adek mencoba mencerna banyak rasa sesaat setelahnya...

Abang, ketika seorang pria pandai merangkai kata, seorang wanita pandai mengolah banyak rasa bahkan memutarbalikkannya. (Nurul, Agustus 2014)

Sunday, August 17, 2014

Merdeka !

Indonesia, hari ini berusia 69 tahun. Hampir semua lini masa berbicara tentang kemerdekaan. Melawan penjajahan modern lah, atau kemerdekaan dalam arti yang lainnya. Saya? Mari seikit mengulik makna lain dari kemerdekaan tepat di momentum 17 Agustus.
Merdeka dalam kamus besar bahasa indonesia berarti bebas (dr perhambaan, penjajahan, dsb); berdiri sendiri; tidak terkena atau lepas dr tuntutan; tidak terikat, tidak bergantung kpd orang atau pihak tertentu; leluasa. Kurang lebih seperti itu. Maka kebebasan itu dalam hal ini saya titik beratkan pada berdiri sendiri. Pada 17 Agustus ini saya mencoba berdiri sendiri. Menjauh dari tiap inchi kenyamanan rumah, keramahan tetangga, dan sepoinya angin pedesaan. Jauh dari itu semua, inilah Bandung. Ya, saya pacu lagi jiwa ini. Saya tempa lagi mental ini. Menjauh dari rumah bukan bermakna hengkang dari tanggungjawab sebagai anak. Justru saya mengambil tanggungjawab saya sebagai anak dari sisi mengembangkan diri seoptimal mungkin untuk membahagiakan orang tua saya kelak.
Ceritanya, selesai tahapan ujian kompre kemarin, PT Sanbe membuka walk in interview di kampus. Tanpa pikir panjang saya ikuti proses tersebut. Kami diminta menjalani psikotest yang melelahkan. Bagaimana tidak, selama 2 jam kami diminta maraton mengerjakan soal ya, psikotest bukan menuntut pada selesai atau tidaknya semua soal tersebut dikerjakan, namun lebih untuk melihat sejauh mana kita bisa mengontrol waktu, emosi, dan pribadi masing-masing. Pada awalnya tak begitu yakin namun pada akhirnya email yang menyatakan saya lolos tahap psikotest pun datang. Dan.....jadilah saya ke Bandung. Tepatnya, di PT Sanbe Farma Jl. Leuwigajah. Interview yang diharapkan berujung baik dan menggembirakan.
Akan jadi seperti apa nantinya? Saya optimis disertai usaha dan doa yang maksimal. Jika ini rezeki yang elah Alloh siapkan, itu tidak akan tertukar.
So, bagaimana kemerdekaan versimu??? Merdekalah dari kenyamanan rumah yang memanjakanmu!!!

Salam MERDEKA dari Cimahi, Bandung!

Tuesday, August 12, 2014

When we're in relaphoneship

I just missing our  time, sharing about anything
Talking without speaking

I just missing my heart that beating harder when your name appear
I’m a little bit shy but don’t wanna be fear

Hi You,
What about you?
What you named me on you?

My father said people are come and go
Sometimes they spent a little longer just to make we grow
Growing better not just growing old

Hi You,
One day when Im with you
And so you belong with me too
I know what will we do

Speaking... Laughting... Loving...
No more texting...


(Nurul, Juli 2014)