Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Sunday, October 27, 2013

Ternyata, toga UII itu KEREN!

Saya kuliah di UII, jadi wajarlah saya bikin tulisan ini J . Kemarin, seorang kawan yang november besok wisuda mengatakan seperti itu. Dan MEMANG, saya akui kebenaran maknanya. Toga kampus kami memang keren! U’ve to see this!

Tolong, anda cukup lihat toganya, bukan orangnya. J

Jadi, menurut saya ini bukan sembarang toga. Lihatlah lambang UII terpasang jelas sebagai listnya. Lihatlah kepala kita tepat berada di inti dari lambang itu. Bagi mahasiswa UII yang lupa (atau tidak tahu) makna lambang UII, boleh deh saya share sedikit...

Jadi, sebelum dikenal lambang UII yang sekarang, sudah ada dua lambang resmi yang digunakan sebelumnya. Yang pertama berbentuk perisai dengan gambar masjid di tengahnya yang digunakan resmi sejak 1962. Kemudian ada pula lambang yang lebih sederhana yang digunakan lembaga kemahasiswaan seitar tahun 1970, dan yang terakhir adalah lambang yang sekarang digunakan yang telah dipakai sejak tahun 1977. Nah, yang perlu diingat adalah sejarah penciptaan lambang tersebut. Pada waktu itu, UII membuat tim khusus yang ditugaskan untuk “menemukan” lambang yang tepat untuk kampus. Maka jadilah mereka membuat sayembara, “barang siapa dapat membuat lambang UII maka akan mendapat sejumlah hadiah”. Serius, sayembara. J

Meskipun saya juga tidak mengenalnya, namun saya perkenalkan anda dengan Bapak Hajar Pamadhi. Beliaulah “otak” dibalik labang UII. Beliau adalah mahasiswa IKIP Karangmaang (sekarang UNY) waktu itu. Lambang yang ia buat menurut saya terkesan simple, namun tahukah anda makna dibalik tiga warna yang menjadi dasar lambang serta rangkaian bentuk yang artistik tersebut begitu dalam.
Coba deh pahami ini:
Warna biru yang juga diidentikan dengan hijau merupakan simbol ketegasan dan kewibawaan UII dalam menghasilkan sarjana yang bijaksana. Warna kuning yang identik dengan emas berarti harapan. UII akan menghasilkan sarjana harapan bangsa yang terus menerus menyebarkan ilmu pengetahuan lewat syiar Islam. Warna putih berarti ketulusan, kejujuran, dan ketekunan. Ini dimaksudkan UII dapat menciptakan sarjana yang jujur, setia kepada bangsa dan negara, tekun dan bertawakal kepada Alloh SWT.

Ini baru warna, simbol lainnya; Bentuk perisai berarti pertahanan. UII akan mempertahankan namanya sebagai universitas yang mampu menghasilkan sarjana sesuai tujuan UII. Bunga di tengah yang distiler menjadi kubah masjid adalah simbol kebudayaan Indonesia sesuai dengan ajaran Islami. Bunga tersebut memiliki 5 mahkota yakni melambangkan Pancasila dan Rukun Islam. Pada putiksarinya membentuk trisula yang menggambarkan Tri Dharma perguruan tinggi. Mata trisula membentuk pena yang berarti pendidikan. Pada kelopak daun tengahnya adalah perlambangan dari buku yaitu Al- Qur’an. Kelopak daun paling bawah adalah penyangga, maksudnya syarat itu semua adalah dua kalimat syahadat. Jadi, lambang ditengah secara keseluruhan artinya tujuan UII yan berdasarkan ajaran Islam dan Pancasila. Sedangkan bentuk limas kapal sebagai pintu masjid di bawah kelopak maksudnya adalah unsur budaya islam.

Dan, segala makna persimbolan itu dilekatkan erat pada toga. Bukankan itu bermakna tanggungjawab lulusan UII untuk selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip keUIIan? Bayangkan, hari dimana kita diwisuda kita menyatu dengan lambang UII. Tidak hanya gagah, tapi mengandung filosofi yang KAYA. 


Coba, kampus mana yang seperti itu? J

Namun saya percaya setiap simbol dan warna yang disematkan pada toga masing-masing universitas bukan sebatas memperindah dan mepercantik saja, tapi pasti ada filosofinya. J

3 comments:

  1. sudah pernah pake toga itu... tahun 2002. Kangen sih, tp ga kangen sama toganya, tp sama Jakal, sama pertigaan Pamungkas, kangen sama Jogja, Magelang, Temanggung. klo inget Jogja jd mellow..wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. UII sudah semakin keren lho.... mainlah sesekali.. :)

      Delete