Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Friday, September 27, 2013

This is just bye bye !

Sebuah pertemuan pasti akan berakhir pada perpisahan. Bagaimanapun bentuknya. Entah tepisah secara jarak, fisik, ataupun maut. Namun sungguh tak ada sebuah perpisahan yang murni terpisah. Bagaimana bisa dikatakan berpisah jika hati ini masih terikat, pikiran masih berjerat, dan rasa batin ini masih sama kuat...

Ya, persahabatan kami baru dimulai. Seperti yang pernah kubilang sebelumnya, kami menyebutnya...Gokuraku. Paradise !. Seperti maknanya, paradise, surga. Kami akan bawa persahabatan ini sampai ke surga. Membangun istana kami masing-masing yang saling berdekatan, ditepian sungai susu, dipinggir salah satu danau dan bukit di sana...

Maka ini tentu bukan sebuah kesedihan, menyaksikan satu persatu langkah itu menjauh... tangan yang satu per satu melambai... air mata yang diam-diam menganak sungai...

Kawan, ini sungguh sedih yang bahagia. Menyaksikan kepulangan kalian untuk mulai menapaki mimpi-mimpi, cita-cita masing-masing. Meraih kesuksesan, melayakkan kehidupan. Jadi, bagaimana bisa aku bersedih sedangkan jarak yang ada di antara kita saat ini adalah sebuah jalan kesuksesan, adalah saat pembuktian kesungguhan, adalah kumpulan waktu untuk menata kehidupan yang lebih baik lagi, lebih sukses lagi...

Sampai jumpa di belahan dunia lain, bersama pasangan hidup masing-masing!
So it's not good bye, it's just bye bye...








see u soon !

Saturday, September 21, 2013

Tim SUKSES!!!

Jadi, sistem pembelajaran yang diterapkan di program studi profesi apoteker adalah sistem Problem Based Learning (PBL). Dalam PBL, nggak ada lagi yang namanya kuliah klasikal. Yang ada hanya kuliah pakar. Sebenarnya 11:12 hanya ketika kuliah pakar, kita mendapat materi langsung dari pakarnya. Kemudian proses belajar dilakukan dengan tutorial. Satu kelompok terdiri dari kurang lebih sepuluh orang yang akan menyelesaikan kasus yang terkait dengan kuliah pakar sebelumnya. Hasil dari diskusi kelompok tutorial yang menerapkan seven jump, kami membuat resum dengan menjawab tujuan belajar. kemudian membuat learning outcome... Lalalalaaa.... Ribet? Tidak. Ini menyenangkan ! kapan lagi kita berkutat dengan dateline yang sipa kapan saja menjadi deathline. :) Jika tepat perhitungannya, kami hanya akan menjalani proses tutorial sepanjang kurang lebih 4,5 bulan. Ya, 4,5 bulan saja. Betapa singkatnya....
dan... inilah tim sukses kami. Kelompok D!!!





Urut dari kiri ke kanan; ajeng, mbak uus, malik, saya, heppy, mbak eva, fifin, fina, eby, wisda.

Semoga kesuksesan selalu menyertai kita ! amin...

Hanya di UII

Setiap kampus mempunyai standart masing-masing enth itu dalam akademis maupun pengembangan diri dari mahasiswanya. Nah di kampus saya yang bernafas keislaman, memasangkan target bagi mahasiswanya unuk menjadi rahmatan lil alamin. Rahmat bagi semesta alam...
Cara yang ditempuh tentusaja dengan “mengislamkan” mahasiswanya melalui rangkaian kegiatan keagamaan. Pesantrenisasi. Ketika anda memutuskan untuk masuk menjadi bagian dari mahasiswa UII, maka anda harus menempuh kegiatan orientasi nilai dasar islam (ONDI) di awal masuk yang akan dilanjutkan dengan test baca tuis al-quran (BTAQ). Nilai ONDI dan BTAQ berbobot 0 SKS namun menjadi syarat yudisium akhir studi. Jadi, bagi mahasiswa yang mau lulus ya BATQ minimal C. Tidak berhenti disitu, moment pesantrenisasi akan kembali terulang pada kegiatan pesantren 10 hari. Dalam 10 hari mahasiswa akan menginap di rusunawa. Disana mahasiswa akan ditunjukkan jalan kebenaran versi pendidik. Pesantren kali ini dibuat kategori, dasar, menengah dan lanjut. Sesuai dengan hasil test BTAQ sebelumnya. Diakhir kegiatan pun, akan dilakukan lagi test BTAQ. Selesai? Tentunya belum. Sebelum mahasiswa terjun ke masyarakan melalui program kuliah kerja nyata, mahasiswa kembali dipesantrenkan dua hari satu malam. Pada kegiatan itu mahasiswa dibekali ilmu kemasyarakatan dan kegiatan keislaman yang wajar di masyarakat termasuk perawatan jenazah.
Bagi kami mahasiswa baru profesi apoteker pun mendapat perlakuan yang sama. Selama tiga hari kemarin kami digembleng menjadi muslimah yang lebih baik melalui pesantrenisasi di pondok pesantren Darushsholihat, Pogung, Sleman, Yogyakarta. Belajar di taraf yang lebih lagi. Thaharoh, tahsinul quran, hadist, fiqih, dan siroh nabawi. Umi disana sangat menyenangkan dan pandai memotivasi, mencambuk hati kami, dan tentunya memperbaiki akhlaq kami. Terimakasih umi, abi, dan ammah...
 materi umi

materi abi

 makan bersama

 belajar bershalawat

 mukenah terkumpul rapi

materi tentang cinta :)

belajar berkelompok

w/ ammah

Sejauh ini mungkin banyak sekali keluhan atas banyaknya kegiatan pesantren, tapi tahukah anda itulah nilai plus dari mahasiswa UII. Ketika kami serius menjalankan pesantren itu otomatis keislaman kami akan setingkat lebih baik. Dalam tingkatan yang lebih baik itulah nantinya ketika gelar sarjana disematkan di masing-masing nama kami, tidak semata-mata gelar tersebut menuntut kami untuk mengejar dan menakhlukkan dunia. Justru gear itu akan menjadi amanah untuk kami dalam menjadi khalifah di bumi Alloh. Berprinsip pada berilmu amaliah beramal ilmiah, menjadi umat yang rahmatan lil alamin...


Tuesday, September 3, 2013

Saya, mahasiswi baru profesi apoteker

Yak, tepatnya tanggal 2 September kemarin saya resmi kuliah lagi. Profesi Apoteker di kampus UII. Satu tahun yang pasti akan sangat mengesankan. Memang terhitung telat, tapi saya tidak mempermasalahkan kuliah bersama dengan adik angkatan saya. Kami sama-sama belajar dan berusaha sebaik mungkin. Ada satu aturan di profesi yang sangaaaatt sulit untuk dilakukan namun mau tak mau ya harus mau. Aturan berpakaian. Sesuai kontrak yang telah saya tandatangani di atas materai 6ribu rupiah, saya diwajibkan menggunakan rok setiap hari. Bye bye jeans...
Maka jadilah saya orang yang selalu menutup mata pada deretan jeans di toko baju, fokus saya rok dan kemeja. Masalah sepatu, lain lagi. Memang tidak ada aturan yang menyebutkan mahasiswi harus bersepatu flat atau hills atau yang sepatu wanita lain namun urusan ini saya khilaf ketika masuk toko sepatu. Niat awal beli flat shoes, keluar toko nenteng convers. Yah, next time lah ya.... Eits, tapi saya tak sendiri, ada satu kawan saya yang belum bisa move on juga dengan kets nya.... hitung hitung punya temanlah...
So, tiap pagi menjelang kuliah saya selalu bertanya dan diribetkan, "pake baju apa hari ini?" :)

Sudah terlalu lama saya berlibur, saatnya fokus dan bekerja keras lagi !




Keep on fire ndut !!!