Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2012

birthday present

Mamo's birthday

Nuna's birthday

Mencoba membuat sesuatu yang berbeda, untuk mereka. Yang lain? tunggu saja! :)
Anda tertarik? contact me! #promosi.
this's original PHARMATOGRAPHY

Bukan warnaku.

Sore itu aku melihat dress berwarna peach dengan hiasan manik-manik yang dengan indahnya membentuk ornament bunga dan beberapa ukiran. Warnanya menawan, perpaduan dari gold, merah, hijau, silver, dan beberapa warna lain yang atraktif. Cantik. Pelayan toko itu mendekat. Mmungkin ia sadar telah agak lama aku terpaku pada dress itu. Ya, cukup lama. Dengan kesopanan standart SOP department store itu, ia menyapa. Berujar banyak hal tentang produk di depanku. Tentang ukuran lain yang kiranya muat untukku, tentang pilihan modelnya, dan lain sebagainya. Professional. Tak banyak tanggapan yang kulontarkan.
“Gaun yang bagus, tapi ini bukan warna saya…”
Shit dejavu. Kejadian itu muncul kembali ke memori otakku setelah melihat trailer sebuah film. Film yang berlokasi shooting di korea. Agak heran, akhir-akhir ini banyak sekali sinetron atau film yang berkiblat ke sana. Padahal tempat di Indonesia masih banyak yang jauh lebih menawan, sayangnya belum terpromosikan dengan baik. Dialognya pun hampi…

Lagu rindu

Malam hujan bembisukan alam. Lengang. Tak pernah kurasa setenang ini sebelumnya. Jiwa yang berpasrah pada keutuhan garis tanganNya. Ya, Dia tempatku menggantungkan segala asa. Asa tentang baik buruknya manusia. Dia, yang selalu kusebut diriNya Tuhan.
Tuhan, aku mengadu. Tentang hujan sore ini yang mendatangkan rindu. Ya, rindu pada makhlukMu yang pernah Kau datangkan tanpa ku memintanya. Rindu yang terkumpul satu persatu kini telah menembus batas kuasaku. Ketika kutanya padaMu, harus kuapakan semua rindu itu. Kau jawab dengan hujan sore ini. Maka kuhanyutkan rindu itu, kularutkan setiap partikelnya pada tetesan air hujan, kuredam gemuruhnya ditiap bunyi rintikan, namun sia-sia. Tuhan, aku lupa. Rindu adalah energiMu, ia tak akan musnah, hanya wujudnya yang berubah…
Tuhan, aku mengadu.
Tentang perihnya merelakan, tentang sakitnya dicampakkan. Dia pergi dariku, itu yang kutahu. Bukan kuasaku untuk mendikteMu. Namun dia datang atas perintahMu, pergi sesuai inginMu. Maka bukan hal besar bagiM…

Me, my self, and books.

"Ndut, seneng banget sih foto pake buku."
"Nggak usah sok2an baca buku gitu deh ndut.." "Kamu suka baca?"
Hei, membaca adalah sebuah proses yang cerdas. Imagine the world word by word... Hobby membaca adalah sesuatu yang klasik. Dulu waktu masih berada di jenjang sekolah dasar, ketika ditanya hobby pasti jawabnya membaca. Padahal saya yakin waktu itu jawaban muncul karena asas ketenaran bahwa membaca adalah sesuatu yang keren. Bacaan utama waktu kecil adalah Bobo. Ingat? Yak, majalah dengan tokoh sentral seekor kelinci berbaju merah. Banyak tokoh dalam Bobo yang saya suka, hasan dan paman kikuk, bona dan rong-rong, kisah dari negri dongeng. Aah, dulu saya tak sekedar membaca. Bahkan mengahfal setiap ceritanya! Entah bagaimana dulu bisa saya lakukan. Mungkin karena waktu itu saya membaca sambil mengeja dan dengan suara yang lantang, tepatnya berteriak-teriak. Majalah Bobo itu sekarang entah sudah kemana, terakhir saya ingat mereka dibendel dalam satu jilid…

Brotherhood (part 1)

Tak ada jalan mulus yang kami lewati. Aspal rusak di sana-sini. Memperparah jalanan yang menanjak, menurun, berkelak-kelok semau si pembuatnya. Namun semuanya sebanding dengan view yang disajikan Tuhan. Terasiring di sepanjang perjalanan, bunga-bunga liar yang mulai semi setelah tersiram air hujan, dan senyum ramah warga yang kami lewati.
terasiring
First destination…
Petunjuk arah yang dibuat oleh mahasiswa KKN sebuah universitas swasta itu sangat membantu. Curug. Mungkin akan lebih familiar dengan istilah air terjun. Water fall. Terletak di sebuah desa Sumoroto, Sidoharjo, curug itu tak banyak dikenal orang. Ibaratnya masih perawan. Motor kami parkirkan di rumah Bapak Dukuh yang waktu itu tak berada di rumah. Menuju curug yang berjarak kurang lebih 500 meter dari kami memarkirkan motor, kami berjalan kaki. Jangan dikira sudah ada jalur khusus yang dibuat nyaman, akses menuju curug hanya jalan tanah yang berbatu, naik, turun, berbatu lagi. Bahkan tidak ada petunjuk harus berbelok kana…

Long weekend loh!

Hei, ini malam minggu. Entah apa sejarahnya, banyak orang berpacaran di malam ini. Plus, banyak pula yang sendirian. Haha, dunia memang selalu memasang homeostasisnya dengan pas. Nggak kurang, nggak lebih. So, aku termasuk golongan kedua. Sendirian di kamar, pasang headset beatsq tersayang (entah KW atau ori, namanya give ya diterima wae), daaaannn ngeblog. Eits, secangkir kopi juga. :)
Well, ini long weekend. Kamis, 15 November kemarin adalah 1 Muharam 1434 H. Happy Nu Years \(^^)/. Beda dengan malam minggu ini yang sialnya g turun hujan, kamis-jumat kemarin full hangout bareng Gokuraku. Kita ada sesi foto berkebaya. Ya, kebaya. Versi lebaynya kukatakan seperti ini, "Demi mereka ku rela..". Maka jadilah kamis kemarin adalah hari penyiksaan kedua setelah sesi foto pink pada semester awal. I dont really like pink! Tapi, begitulah pertemanan, selalu ada penekanan ego yang secara ikhlas dilakukan. Total ada 48 foto dengan 2 dresscode. 48 bukan jumlah yang banyak,  tapi memilih…

Life's hard, so beat it up!!!

Adalah Prie Gs yang sudah “meracuni” otak saya lewat anak SMA bernama Ipung. Ya, anak SMA tengil. Jauh dari kata ganteng, bahkan nyrempet ganteng pun tidak (menurut imajinasi saya). Saya dan sejumlah orang lainnya merelakan diri belajar tentang kehidupan yang majemuk ini melalui bocah ABG! Saya mengenal Ipung dari Teman. Setelahnya, Ipung dengan bebasnya berkeliiaran di benak saya. Berujar tentang hidup yang seolah-olah selalu bisa dia kendalikan dengan bualannya. Negosiasi, lebih tepatnya. Keahliah yang agak maksa bagi seorang anak SMA. Bahkan urusan cinta pun, masih ia negosiasikan. Tarik ulur yang sangat manis. Ketika ia tahu seorang gadis tercantik di sekolahnya bisa jatuh cinta padanya (saya namakan ini musibah) ia tidak langsung gegabah menunjukkan rasa cinta yang sama. Ada semacam pembelajaran yang ia berikan secara tidak langsung kepada si gadis melalui sikap cueknya yang terlalu tak peduli. Tak peduli yang terlalu cuek. Mengajarkan kesabaran dalam mencinta, tidak grusa grusu