Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2012

Introducing, ARTSI.

Inilah ARTSI. Ajang Kreativitas dan Silaturahmi Mahasiswa Farmasi. Namun, saya lebih suka menuliskannya ARTsi. Ini bukan sebuah ajang kompetisi, bukan pula pagelaran atau open galery. Ini makrab. Penyambutan mahasiswa baru oleh kakak-kakak angkatan sebelumnya. No seniority, No anarchy, just have fun!
Butuh persiapan yang luar biasa untuk menyelenggarakan event ini. Sebuah kebanggaan, saya bersama teman-teman lain pernah merasakan betapa dahsyatnya acara yang notabene adalah sebuah makrab. Berbaur dalam perbedaan konsep, bermain dengan dateline, berlelah-lelah merapatkan barisan, memutar otak untuk mencukupi anggaran. Kami. Kesuksesan itu karena kami, bukan aku.
Semangat ARTSI. Ibaratnya adalah sebuah semangat yang baru yang menggebu dari mahasiswa baru. Tujuannya jelas, membuat mereka akrab satu sama lain. Bagaimana membentuk karakter mahasiswa yang baik, tahu unggah ungguh tapi tanpa senioritas, tahu menghormati tapi tanpa kekerasan. Dalam ARTSI itu semua ditanamkan.
Logo di atas buk…

I do move on, like u said...

I don’t even know how can it just happen... May be both of us, not really understand why it’s must happen…
Rindu adalah ketika separuh jiwa ini merasa hampa. Rindu adalah ketika jiwa ini merasa ada namun tak ada. Rindu adalah …
Hujan pertama musim ini. Sepanjang jalan kubiarkan tubuh ini menggigil. Ada sensasi lain dari dinginnya angin yang menerpa wajah lelah ini. Wajah setelah seharian berkutat dengan skripsi. Speedo meter menunjukkan 40km/jam. Kecepatan yang tak biasanya ku pakai untuk menggerakkan roda belakang motor merahku. Untuk apa buru-buru sampai rumah, fikirku. Biar saja jiwa raga ini terhanyut dalam melankoli hujan dengan bau aspal yang menentramkan.
Hujan gerimis. Seorang pria tiba-tiba saja melepas jaketnya, dan memakaikan atau sekedar memayungkannya pada serang wanita. Sedikit berlari mereka menuju sebuah emperan toko untuk berteduh. Ada pula seorang ABG yang sedang melampiaskan emosinya pada seorang pria. Pacar, itu kemungkinannya. Pada akhir emosinya, ABG itu berlalu meni…