Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Thursday, November 24, 2011

APOTEKER itu makhluk yang mana sih??

Berawal dari rasa geli saya mendengar cerita seorang teman ketika dia bertanya kepada anak SD di pusat kota Jogjakarta;

Adek adek, besok kalau besar pengen jadi apa?

Guru, polisi, dokter, astronot, presiden, tentara, penyanyi, dll

Intinya, tidak satupun dari mereka yang menyebutkan ingin menjadi Apoteker. Se'culun' itukah seorang apoteker hingga tak mendapat secuil memoripun di otak anak-anak itu? Belum selesai kegelian saya, ada satu kejadian lagi yang akan membuat semua mahasiswi (khusunya) dilanda dilema berat,

Adek adek ada yang tahu Apoteker nggak?

(satu bocah yang belakangan diketahui Mamanya adalah seorang apoteker menjawab) tahu, apoteker itu ISTRInya dokter.

Disatu sisi, hati ini jelas meng-amin-i, namun disisi lain sungguh sangat memprihatinkan.... Sangat berbanding terbalik dengan kondisi di belahan bumi lain, khususnya di daerah eropa, yang mana Apoteker/ pharmacist merupakan profesi yang sangat di'agung'kan oleh masyarakat dan menduduki lima besar profesi yang di'gemar'i masyarakat. Ya, realita tetap realita... Di negeri tercinta ini maupun dibelahan bumi manapun juga, harus ada action untuk mengubah sebuah keadaan... Tanpa hal tersebut, hanya akan menjadi NOL BESARRR!!!!

... sebenarnya apa sih APOTEKER itu????

sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2009, APOTEKER adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai Apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan Apoteker. Mudahnya, Apoteker adalah orang yang mengerjakan pekerjaan kefarmasian meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu Sediaan Farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi atau penyaluranan obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional.

Setelah tahu siapa Apoteker itu, apa peduli Anda?

Bisa dikatakan, Anda juga menjadi faktor penentu sekaligus pengawas langsung atas kinerja seorang Apoteker, terutama seorang apoteker yang bekerja di komunitas seperti di apotek. Hal yang wajib Anda tanyakan ketika mengunjungi sebuah apotek adalah:
1. Tanyakan ada tidaknya Apoteker yang bertugas saat itu.
Perkumpulan Apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) menerapkan sistem "No Pharmacist No Services", artinya pelayanan kefarmasian HANYA akan dilaksanakan ketika ada seorang apoteker disana. Jika dalam konteks Apotek, sebuah Apotek HANYA boleh buka jika ada Apoteker yang bertugas disana. Jadi, ketika Anda berkunjung ke sebuah apotek dan hanya ada pelayan atau kasir yang meskipun mereka telah terbiasa dengan obat, sebaiknya Anda berpindah ke apotek lain. Jangan berfikir masa bodoh dengan hal sepele tersebut, karena Anda harus mengingat bahwa peran Anda untuk menertipkan hal tersebut sangatlah besar.
2. Mintalah informasi sebanyak-banyaknya tentang obat yang Anda beli terkait cara penggunaan, dosis, penyimpanan, efek samping yang mungkin terjadi, pantangan selama menggunakan obat tersebut, dan sampai kapan obat tersebut digunakan. IDEALnya, tanpa Anda pertanyakan, seorang Apoteker yang baik akan menginformasikan hal tersebut. Ingat, OBAT ADALAH RACUN!

Sejauh ini, sudah terbukakah hati Anda untuk meletakkan Apoteker di salah satu sudutnya?????

No comments:

Post a Comment