Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Sunday, November 6, 2011

ada gula, ada DM ! Check it ! (Part I)


Diabetes Millitus (DM) merupakan penyakit kelainan metabolit yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (KGD). Ada tiga macam cara pengecekan yang bisa dilakukan;

1. Pengukuran gula darah sewaktu
Pengukuran ini bisa dilakukan sewaktu waktu, namun meskipun mudah dilakukan dan ada parameter kriterianya, cara yang satu ini kurang valid karena KGD yang terukur bisa jadi tinggi akibat pasien habis makan sesuatu yang banyak mengandung glukosa (tidak diatur). Kriteria untuk kategori ini adalah, pasien dikatakan memiliki KGD tinggi jika > 200 mg/dL disertai dengan simtom seperti obesitas atau ada keluarga yang memiliki riwayat DM.

2. Pengukuran gula darah puasa
Pengukuran dengan cara ini dilakukan dengan pasien diminta puasa (idealnya 10 jam) kemudian baru dilakukan pengukuran KGD. Cara ini lebih efektif dibandingkan dengan pengukuran KGD sewaktu karena KGD yang terukur jelas menggambarkan KGD pasien tanpa asupan glukosa. Pasien dikatakan memiliki KGD tinggi jika > 126 mg/dL.

3. Pengukuran gula darah post prandial
Cara ini dilakukan dengan meminta kesediaan pasien untuk berpuasa sebelum dilakukan pengecekan, kemudian setelah siap dengan pengecekan pasien diminta mengonsumsi makanan yang mengandung glukosa (idealnya 75mg sukrosa). Setelah dua jam terhitung dari selesainya pasien makan, dilakukan pengecekan KGD. Cara ini jauh lebih menggambarkan nilai KGD yang valid.

4. Pengukuran HbAIc
Pengukuran dengan cara ini paling valid karena dapat menggambarkan presentase ikatan glukosa dengan hemoglobin yang terjadi selama usia hemoglobin yaitu 120 hari. Hasil pengukuran HbAIc ini menggambarkan KGD selama 120 hari sehingga dapat digunakan untuk memantau efektifitas terapi atau kepatuhan pasien dalam menjaga KGDnya. Namun, cara ini relatif mahal sehingga jarang direkomendasikan.

Kemudian, bagaimana sih pengecekan gula darah itu dilakukan??? Bagi anda yang belum pernah melakukan pengecekan dan merasa takut dengan jarum suntik, santai.... cek KGD tidak menyakitkan. Hanya akan ada jarum kecil (sepeti duri kaktus) yang di ketukkan ke ujung jari kita. Darah yang keluar akan dimasukkan kedalam glass kecil yang kemudian dimasukkan dalam alat. Dengan pehitungan digital, akan muncul KGD kita. Pengecekan bisa dilakukan di puskesmas atau sarana kesehatan terdekat lainnya. Mudah bukan??? So, sebelum terlambat, ayo cek gula darah!!!

No comments:

Post a Comment