Sugeng rawuh... Selamat datang... Ahlan wa sahlan... Welcome...

Wednesday, July 20, 2011

i'll do anything, because they're everything...


Berkali-kali rencana itu terlontar dari masing-masing kami. Foto bersama, liburan kemana, atau sekedar ngumpul geje2an. Awalnya kami sepakat untuk menamai perkumpulan kami dengan Eyangerz. Sebuah nama yang terinspirasi dari sebuah kosan yang kami jadikan base camp (tanpa seizin pemilik) yang bernama Rumah Eyang. Di situlah semua berawal. Kesebelasan yang membuat saya tetap bertahan dengan jurusan farmasi. Foto ini penuh perjuangan, pengendalian ego, dan penekanan rasa. Hal sepele, terkait warna. Pink. Pink yang membuatku jengah, pink yang membuatku merasa tak nyaman, pink yang selalu dipaksakan ibuku dahulu. Kalau saja boleh saya minta Tuhan untuk menghilangkan satu warna di muka bumi ini adalah, pink. .

Bandung waktu itu benar2 membuat galau. Sebuah kotak terbungkus kertas kado rapi tersimpan di almari kamar transit waktu kami outing ke Bandung. Lengkap dengan pintu kamar yang dikunci dan baju hitam kesayangan saya yang tiba2 menghilang. Sebuah hadiah ulang tahun. Kubuka isinya, seperangkat baju dan jilbab pink terang. Sakit, mataku seketika. Suara di Luar memaksaku untuk memakainya saat itu juga. Saya marah, tapi tertahan rapi di hati. Pikiran saya saat itu benar2 kacau. Inikah yang namanya sahabat?? memaksakan kehandak terhadap yang lain. Tak taukah mereka betapa bencinya saya akan warna ini, menghinakah mereka?? dimana kata menghargai? dimana kata saling mengerti?? Saya tetap tak mau memakainya. Entah bagaimana perasaan mereka, saya tak peduli ! Keegoisanku membuat salahsatu dari mereka marah, bilangnya saya g menghargai pemberian. Saya berfikir, ini penghinaan, bukan pemberian ! Kamipun menangis, entah karena apa... yang jelas, tangisanku mempertanyakan maksud mereka... betapa tidak pahamnya mereka pada saya... padahal selama ini kami bangga menyebut sahabat... Lepas dari Bandung, kami kembali seperti semula.

Kamar saya yang sempit semakin mengimpit. Sesak di hati dan fikiran. Saya egois ! Baju itu tergantung rapih. Sempat saya setrika sebelumnya. Tekat saya satu, saya harus pakai ! kalaupun mereka belum bisa memahami saya, maka saya yang harus memahamkannya dengan cara saya. Cara yang perlu pengorbanan perasaan...

Studio foto. Salah satu tempat yang memiliki tempat spesial di hati saya. Pake telor ! Fotografi. Itulah profesi yang saya inginkan... namun sedang tersingkirkan SEMENTARA ! Inilah cara saya, berfoto dengan baju pemberian itu. Hatiku telah berubah, sikapku di Bandung kala itu bisa dibilang benar bisa juga dibilang salah. Tergantung angel of view yang digunakan. Tapi saya sadar satu hal, mereka sangat berarti buat saya! Dan, egoisme itu saya tekan habis-habisan. Ini semua untuk mereka, ini semua untuk persaudaraan... saya rela... Keyakinan itu sangat kuat, kalau saya memahami mereka, merekapun akan belajar memahami saya... one simple thing...
Kata 'Eyangerz' ternyata menimbulkan sebuah konflik internal di antara kami. Butuh waktu untuk mendamaikannya. Keputusan kamipun hanya satu, mengganti nama. Seorang dari kami mengusulkan Gokuraku... yang artinya adalah mimpi, harapan, cita-cita...bahagia...

Kesebelasan kami tetap melangkah maju, 1 kompi penuh...
Tuhan, terimakasih untuk semua keindahan ini...
Jangan kabulkan doaku sebelumnya Tuhan, biarkan warna pink itu tetap ada, mengisi keindahan lain di antara indahnya nikmatMu...
Tarias, Ria, Watik, Ginna, Fithri, Untia, Syifa, Rahma, Uul, Endah, dan saya... Mudahkanlah setiap jalan yang kami tempuh Ya Robb... Wujudkanlah mimpi2 kami...
Paris menanti... ! Insya Alloh... :)

No comments:

Post a Comment